"Selamat pagi." "Pagi!" Gelombang kejutan lain Helena dapatkan dari tim purchasing yang ceria pagi ini. Saat dia baru saja tiba, mendung yang menggayuti kepala tiap rekannya kini menghilang. Terima kasih untuk Alana Senju yang membuat segalanya semakin rumit. Helena mengintip ke dalam ruangan yang masih tertutup rapat. Seakan udara pun dilarang untuk masuk atau bergerilya di dalam sana. Dedemit berkepala hitam belum sampai kantor, atau Edzard masih butuh waktu untuk berleha-leha dengan dalih sakit. Demam apaan? Pret. Dia hanya ingin flu. Pergi ke klinik dan dokter memberinya resep. Setelah Helena datang, pria itu terlihat sangat bugar. "Helena?" "Hm?" Kepala Helena menengadah dari urutan spidol di tempat berwarna yang seharusnya. Saat menemukan Kalila bersandar di kubikelnya, melirik

