55

3301 Kata

Makan malam berjalan khidmat, menurut Helena. Tapi bagi sang bos, ini seperti masa damai sebelum kembali memanas. Setelah Elvan diobati dan terus mendapat celotehan dari calon istrinya, dia tampak lahap. Terkesan dirinya yang paling lapar dan menambah nasi sampai dua kali. Berbeda dengan Mika yang hanya makan sedikit. "Kenapa kau hanya makan sedikit? Badanmu sudah kurus," kata si calon suami, menegur dengan sopan dan malah mendapat delikan tajam. "Kenapa kau mendelik padaku? Aku bicara kebenaran dan bukan mencelamu." Ansell dan Edzard tertegun. Mereka bahkan menaruh garpu di atas piring. Menonton Elvan yang sudah siap berdebat dengan calon istrinya sendiri. Di sisi lain, Mika tampak sabar. Dia sama sekali tidak tersulut. Dan malah melanjutkan makan. Seakan tidak cukup, dia memindahkan p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN