Bab Dua Puluh Delapan

1017 Kata

                                                Buku Harian Sylena.                                                             ***              “Eh, serius enggak apa-apa masuk kamar cowok nih?” gurawan Sylena yang ia lemparkan di depan kamar Sandy membuat Sandy hanya tertawa kecil.              Dulu, saat mereka masih remaja, Sandy pernah masuk ke dalam kamar Sylena dan mencuri salah satu barang Sylena, lalu mengapa sekarang tak boleh, lagian Sandy hanya ingin mengembalikan buku kepunyaan Sylena itu, bukan apa-apa lagi, mungkin juga Sandy akan mengatakan bahwa ia mencintai Sylena dulu, setelah Sylena memilih Aldino, dan berhenti berjuang untuknya, siapa yang tahu kan.              Sandy membuka lemari pakaiannya yang berwarna hitam, sedangkan Sylena memilih duduk di single sofa yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN