Bab Dua Puluh Sembilan

819 Kata

                                            Acara Avita.                                                 ***              Tepat jam dua belas siang, Avita melangkahkan kakinya menuju tempat renovasi kantornya, tempat di mana para tukang-tukang berisitirahat untuk meneruskan pekerjaanya, lagi-lagi tawaran Avita agar tukang-tukang bangunan itu istirahat di kantinnya ditolak, mereka lebih memilih warung dengan harga terjangkau, juga memakan bekal yang mereka bawa dari rumah.              Tujuan Avita ke sana tidak hanya memantau pekerjaan para tukang itu, ia mencari Sandy, untuk mengajak laki-laki itu makan siang bersama, tapi Sandy tak berada di sana, tak biasanya, padahal biasanya Sandy ada di tempat itu, memantau pekerjaan tukangnya, walau sudah ada mandor juga anak magang yang ikut mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN