Amora terbangun dan mendapati sosok tampan masih terlelap di sampingnya. Dengan gerakan pelan Xander mengusap rahang kokohnya yang menambah kesan tegas. Memandangi sosoknya lama dan tersenyum kecil. Melirik waktu yang masih menunjukkan pukul enam pagi. Amora bergegas turun dan melesak masuk ke kamar mandi. Membiarkan air dingin menyatu dengan kulit mulusnya. Dua puluh menit dan cukup membuat Amora merasa kembali segar. Melilitkan handuk pada tubuh polosnya dan berjalan keluar. Melihat sosok itu masih terlelap terdengar dari dengkuran halusnya. Keduanya kembali terlalu larut semalam. Setelah melihat acara film di teater terbuka yang usai tepat pukul sebelas malam. Dan baru sampai ke apartemen tengah malam. Amora berjalan masuk ke arah ruang ganti. Mengenakan cardigan juga celana

