17

1700 Kata

Xander mendekap tubuh mungil Amora. Menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Amora. Sensasi lily dan citrus yang beradu, kian menyerbak di penciuman Xander. Menghantarkan sensasi rileks yang tak berkesudahan.   Sekarang ia tahu sumber kebahagiaan; Amora. Wanita sederhana yang tanpa permisi mencuri segala perhatian yang selama ini tidak Xander sadari kehadirannya. Kedua matanya yang sayu—ketika membalas tatapan Xander—mampu membuat dirinya tersipu malu secara spontan. Dan Xander menyembunyikan itu semua—menyangkal lebih tepatnya—sampai rasa sesal menggelayuti hatinya.   Xander terkekeh sendiri. Menertawai kebodohan serta kelucuannya.   Gerakan kecil yang Xander rasakan pada tubuh Amora, ia tenangkan dengan tepuk di punggungnya. Kepalanya menoleh ke bawah dan sepasang mata cokelat cerah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN