Amora side Aku tidak tahu ini sudah pagi atau belum. Bahkan aku tak bisa melihat sinar matahari, setidaknya sedikit saja, masuk kedalam celah ruangan gelap ini. Aku harus keluar dari sini. Tapi bagaimana. Aku tak tahu jalan mana yang harus aku ambil. Dan lagi, kenyataan bahwa tempat ini begitu gelap membuatku bertambah kesulitan mencari celah atau setidaknya jendela untuk melompat keluar. Berdiri, aku mencoba berdiri meski nyeri di area sekitar perutku sangat menyiksaku. Tidak. Jangan, kumohon jangan biarkan calon bayiku pergi. Dia alasan satu satunya aku bertahan sekarang. Tidak. Aku melangkah meski harus tertatih. Kedua bola mataku mulai berpendar menuju ujung ruangan dimana pintu keluar berada. Menempelkan telingaku dan kosong. Indra pendengaranku menangkap suasana kosong da

