Axel mengidam?

1710 Kata

Viona beranjak bangun. Rasa penasarannya semakin besar terhadap sosok Bagas yang selama ini dia kira hanya sebatas asisten saja. "Ceritakan soal pak Bagas! Apa dia benar-benar bukan asisten biasa?" desak Viona. "Nanti saja ceritanya. Ini sudah hampir dini hari, aku mengantuk sekali. Seharian tanpa istirahat, kepalaku pusing," tolak Axel, menarik Viona lagi dalam dekapannya. "Ayolah, Dip! Aku sudah terlanjur penasaran. Kalau kamu tidak cerita sekarang, aku tidak bisa tidur nanti," pinta Viona, memohon. "Nanti saja, aku benar-benar mengantuk," sahut Axel, matanya perlahan terpejam. Melihat Axel sudah tertidur dengan cepat. Viona mulai merasa gusar. Sesuatu yang membuatnya penasaran, pasti akan selalu teringat di pikirannya. Hal itu yang membuat Viona berpikir untuk mencari tau sendiri.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN