Keputusan Akhir

1373 Kata

Bunyi alarm yang keras mulai membangunkan tidur Kia. Dia tersenyum dan merenggangkan tubuhnya pelan. Biasanya dia akan mengumpat dan kembali tidur, tapi kali ini berbeda. Apalagi saat hidungnya mencium aroma sedap dari makanan. Kia langsung bangkit dan berlari ke kamar mandi untuk mencuci muka. Seperti yang ia duga sebelumnya, Kia tersenyum saat melihat Ibu Arfan tengah memasak bersama Mbok Sum. Pemandangan itu terlihat sangat indah karena untuk pertama kalinya Ibu Arfan kembali beraktivitas setelah beberapa hari berkabung. "Udah bangun, Ki?" Kia mengangguk dan berjalan mendekat. Dia ikut melihat makanan yang Ibu Arfan dan Mbok Sum masak untuk sarapan. "Tumben Mbak Kia udah bangun? Biasanya jam 9 masih gulung-gulung di kasur," ucap Mbok Sum jahil. "Mbok Sum kan nggak tau. Sebenarnya a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN