20

1189 Kata

Bab 20 “Kondisi janinnya bagus ya, Bu. Sehat, berat nya cukup, tapi air ketubannya kurang ini, Bu. Ibu bisa lihat ini janin nya dan ini air ketubannya.” Ucap dokter Syifa sambil menggerakkan transducer nya. Rasa membuncah di hati sulit untuk aku jabarkan melihat perkembangan janin dalam rahimku. Setelah selesai pemeriksaan dokter menjelaskan Kembali pertanyaan yang aku ajukan. Dengan sabar dokter Syifa menjawab setiap pertanyaanku. Beliau menekankan agar jangan stress dan memperbanyak minum air putih untuk menambah volume air ketuban. Setelah itu memberikan selembar kertas resep obat dan print out hasil ultra sonografi kepadaku. Ketika menunggu obat di depan apotik, ponsel yang aku letakan di dalam tas berbunyi. Notifikasi beruntun masuk, aku menunggu untuk beberapa saat. Tertera nama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN