Part 38 (Selesai)

2940 Kata

Di halaman belakang rumah, tepatnya di area kolam renang. Ria dan Damar bertemu. Kira-kira lima menit sudah berlalu sejak kali pertama mereka menginjakkan kaki di sina, namun satu pun dari mereka tidak ada yang bicara. Dua-duanya saling diam. Ria yang menatap kosong air kolam yang terpancar sinar rembulan. Dan Damar yang menatap Ria secara diam-diam. Mulut Damar tampak terbuka ingin memulai obrolan, tetapi keburu di dahului Ria. "Hayam Wuruk, lo--" "g****k! Kenapa jadi manggil Hayam Wuruk?!" Spontan Ria mengatup bibirnya rapat-rapat. Sedangkan Damar menaikkan alis. Bingung dengan nama seseorang yang Ria ucapkan barusan, mengapa tertuju kepadanya. Terulang. Mendadak mereka saling terdiam kembali. Malah lebih canggung dari sebelumnya. Sekali lagi, Damar berusaha lebih dulu mengajak

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN