Part 37

1596 Kata

"Ha... Hayam Wuruk..." Suara lirih Ria di dengar Ana yang kebetulan berdiri di sebelah. Ana langsung menatap Ria penuh selidik. Wajah Ria begitu kaku, tidak seperti Ria yang ia kenal. Ria yang ia kenal berwajah mengesalkan. "Sepupu gue kenapa sih? Hayam Wuruk tuh, siapanya dia? Tempat toko kelontong yang sering Ria kunjungin, kah?" batin Ana luar biasa bingung. Sudah sejak lama Ana heran dengan nama Hayam Wuruk yang sering Ria lontarkan. Ingin bertanya, namun nama Hayam Wuruk ini sensitif sekali untuk dibahas. Jika pembahasan menyangkut Hayam Wuruk ini, mendadak Ria akan berteriak. Meracau nama tersebut. Ana tidak mau Ria begitu. "Nah, Damar, ini Anak Om. Cantik kan, dia? Gak rugi kamu, nikah sama Anak Om. No tipu-tipu." ujar Abraham bangga. Gelak tawa orang-orang di sana, langsung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN