Part 32

2240 Kata

Tengah malam ralut, Ria masih di posisi yang sama. Dengan kedua tangan terikat, terduduk di atas kasur. Berulang kali Ria sudah coba melepaskan diri, namun hasilnya tetap sama. Berakhir sia-sia. Tali rotan itu sangat kuat mengikat kedua tangannya. Memaksa membuka ikatan tersebut, sama saja melukai dirinya sendiri. Timbul luka lecet di sekitar pergelangan tangan Ria, karena ia terus menerus menarik tali rotan itu. Berharap bisa terlepas. "AKHH!" Ria berteriak kuat, melepas rasa kesalnya yang sedari tadi menyelimuti diri lantaran usahanya gagal. Sadar banyak luka yang ia peroleh di pergelangan tangan akibat ulahnya, Ria meringis pedih. Luka-luka lecet itu ia tatap ngeri. Sebegitu kerasnya usaha Ria, agar bisa terlepas. Hingga pergelangan tangan jadi korban. Kedua mata Ria memanas. Ia m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN