23

1944 Kata

Navaro memperhatikan sekelilingnya. Tapi tidak ada yang bisa dilihatnya selain kegelapan. Sesekali dia melihat setitik cahaya dan berusaha berjalan ke arah cahaya itu. Tapi semakin jauh dia berjalan, cahaya itu semakin redup dan kemudian menghilang. Saat kegelapan total menghampirinya, Navaro benar-benar merasa ketakutan untuk pertama kalinya. Selama ini dia tidak pernah takut mati, dia abadi, kematian tidak pernah menjadi hal menakutkan baginya dan karena itu dia selalu menantang bahaya. Tapi entah kenapa sejak bertemu dengan Eliza dan melihat bagaimana wanita itu berjuang melindungi nyawanya, Navaro mulai menghargai hidupnya, keabadiannya. Dan kini saat dia tidak bisa merasakan kehidupan di sekitarnya, Navaro benar-benar takut. Inikah rasanya mati?   *Navaro POV* Kalau ini benar-bena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN