Chapter 21

1192 Kata

“Tidak, Ayah, kami—Zee kedinginan tadi, dan aku meminjamkan jasku, benar ‘kan?” Astaga, Regan akhirnya tahu kenapa kedua orangtuanya dan Zee menatap mereka dengan aneh ketka mereka sampai di restoran tadi—mungkin mereka takut anak gadisnya dirusak oleh Regan yang memiliki reputasi di klub ternama. “Hm. Aku kedinginan, tadi,” tutur Zee dengan senyumannya untuk memastikan pada kedua orangtuanya bahwa dia dan Regan tidak berbohong. Setelah ini, tolong ingatkan Zee untuk menghajar Regan abis-abisan karena sudah membuat orangtuanya berpikiran yang tidak-tidak. William menghela napas dan tertawa kecil. “Oke, sebenarnya ada sesuatu yang ingin kami sampaikan pada kalian.” “Apa itu?” tanya Zee dengan penasaran apalagi melihat raut muka kedua orangtuanya yang sepertinya sangat serius. William me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN