Vannesa. Kaizhu P.O.V. Hari -hari sepi kulalui tanpa kekasih hatiku. Di sini di paris aku berdua bersama dia buah cinta kami. Kini usianya sudah satu tahun. Aku mengirim kabar ke China bahwa aku telah menikah di sini. Namun istriku meninggal saat melhirkan Vannesa. Papa marah karena aku baru memberikan kabar kalo aku telah menikah dan meiliki bayi. Bahkan Papa bilang ingin melihat istriku. Menyuruhku pulang agar bisa melihat istriku lewat wajah putriku. Tapi aku menolak pulang. Papa juga memberitahuku kalo Ken sudah siuman. Dan itu membuatku begitu bahagia dan merasa lega. Akhirnya ken bangun. Papa terus memaksaku pulang. Tapi itu tidak mungkin. Aku hanya akan tinggal di sini bersama Vannesa ku. Aku sangat bahagia merawatnya dan membesarkannya. Inilah jalan hidupku. Inilah bersam

