Ngidam 2 “Kapan kamu pulang Sayang, kenapa liburannya tiba-tiba?” tanya Ken di telepon. “Iya Myungyi memaksa mengajak dan aku tidak bisa menolaknya kak, Kakak tidak marah kan.” “Tentu saja tidak sayang, baby kita juga harus happy. Kalo Mommy-nya happy baby kita happy juga. Jadi untuk apa suamimu ini harus marah,” ucap Ken dengan penuh perhatian. “Oke makasi kak, Kakak istirahat juga ya jangan terlalu lelah.” “Iya sayang pasti, bye sayang.” “Bye muach.” Lalu Muya pun menutup teleponya. Setelah menutup telepon, Muya lalu hendak pergi ke kamar mandi. Tapi tiba-tiba saja Kai dating dan menggendong Muya. “Ih kakak apaan sih,” ucap Muya dengan wajah yang memerah. “Kamu gak bolek kecapean adik ipar,” ucap Kai lembut. “Aku cuma mau buang air kecil aja ka, kenapa cemas sekali.

