Sebuah Kejutan

1217 Kata

Sebuah kejutan. Setiap kali Muya pergi meninggalkan Baby Ley. Seperti sebuah firasat bahwa Ken harus pulang dan merawat bayinya. Helaan napas terdengarnyaring. Berkali kali Ken menghela napas. Dan napasnya terlihat sesak. Pikirannya berkecambuk tidak karuan. Menggendong bayinya yang terus saja menangis. Kini usia Baby Ley sudah menginjak 5 bulan. Lagi-lagi istrinya pergi meninggalkan bayinya. Dan kini Muya pulang dengan wajah yang sangat lelah. Ken melihat Muya tanpa bertanya. Tanpa curiga Muya habis apa. Ken hanya diam sambil menggendong Baby Ley yang terus meronta saat melihat Maminya pulang. “Sayang, sini mami gendong. Kangen ya,” ucap Muya sambil menggendong bayinya dengan hangat. Dengan wajahnya yang lelah akhirnya Muya tertidur sambil menyusui sang bayi. Ken menatap sang is

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN