Saat melihat wanita itu yang tidak paham adalah Amanda. Sinta pun menunjukkan rasa sopannya dengan cara tersenyum kearahnya, walaupun sebenarnya hatinya terasa sangat sakit, namun dia harus berusaha bersikap profesional, karena saat ini dia sedang berada di tempat kerja dan dia tidak boleh membawa perasaan pribadinya di saat seperti ini. namun, di sisi lain. Amanda tidak membalasnya dan dia hanya bersikap acuh karena dia merasa sangat sombong, jika dia adalah wanita yang berasal dari kelas atas dan dia merasa tidak pantas untuk membalas senyuman Sinta. Tapi, Amanda menghentikan langkahnya dan dia terus menatap Sinta dari atas kepala hingga ujung kaki, lalu dia kembali menatap hingga berhenti di wajahnya Sinta. Saat Amanda menatap wajah Sinta yang terlihat sangat cantik tanpa memakai ri

