Setelah sampai di depan sebuah gedung yang terlihat sangat mewah. Sinta pun merasa sangat terkejut. Karena, dia melihat jika gedung itu adalah tempat yang tidak asing baginya, karena dia tahu jika tempat itu adalah sebuah hotel. Sehingga, sejenak Sinta pun terdiam kaku, karena dia merasa takut kalau akan terjadi hal buruk pada dirinya. "Ini … ini hotel kan?" Gumam Sinta dan dia masih menatap kearah luar jendela untuk memastikan semuanya. "Benar! Ini benar-benar adalah hotel. Aku ... Aku … aku mau dia apakan?" Gumam Sinta dengan bibir gemetar serta lututnya mulai terasa sangat lemas, karena Sinta merasakan sebuah firasat buruk. Di sisi lain. Mobil Daffin yang sempat berhenti di depan pintu gedung itu pun, di tuntun oleh salah satu keamanan untuk menaruh sendiri di parkiran itu. Mendenga

