Fiona berteriak sangat keras lalu berlari mendekati suaminya. Memukul tubuh suaminya dengan kepalan tangannya yang sangat lemah. “DASAR PEMBUNUH. PEMBUNUH! INI SEMUA TERJADI KARENAMU!” Tak tahan dengan pukulan Fiona yang bertubi-tubi pada tubuhnya, Rian segera menangkap kedua tangan wanita. “Berhenti melawanku,” desisnya. Namun, Fiona tak perduli dan tetap melawan. Wanita itu masih saja memukulinya dengan tenanganya yang sangat lemah. Rian segera memberikan kode pada salah satu pengawalnya untuk membawa Fiona kembali ke kamarnya. Dua lelaki besar segera memegangi tubuh Fiona. Wanita itu terus memberontak. “LEPASKAN AKU. BIARKAN AKU MEMBUNUHNYA. DIA PEMBUNUH!” Pekik Fiona memberontak. Dengan terpaksa, salah satu pengawal Rian memberikan suntikan penenang pada Fiona lalu membawa tubuh

