Fiona berdiri dan membuka jendela kamarnya. Memerhatikan keadaan sekitarnya. “Tak ada orang,” batinnya. Fiona segera mengambil selimutnya dan mengambil beberapa kain yang bisa ia ikatkan untuk ia jadikan sebagai tali. Setelah membuat tali yang lumayang panjang, Fiona segera mengikat tali tersebut pada kaki ranjang lalu membentangkan tali yang terbuat dari kain tersebut ke bawah. Fiona pun mulai merangkak turun dengan berpegangan pada tali yang ia buat dengan susah payah. Namun, setibanya ia bawah. Jantugnya bedetak kencang kala merasakan seseorang ada di belakannya saat ini. Secara perlahan Fiona membalikkan tubuhnya dan tubuhnya seketika lemas mendapati suaminya berdiri di hadapannya dengan wajah menyeramkan. “BERANI SEKALI KAU INGIN KABUR!” bentak Rian. Seketika ia terjatuh saking

