Jangan lupa tinggalkan komen supaya aku lebih semangat nulisnya hehehehe *** "Kiano?" Milka terkejut begitu mendapati Kiano berdiri di depan pintu unit apertemennya. Sambil tersenyum manis, ia menyelipkan tangannya di lengan Kiano dan membawanya masuk. "Aku kangen banget, Sayang." Kiano hampir meloloskan dengusan kasarnya. Ia lalu menarik tangannya yang dipeluk manja oleh Milka, kemudian berkata dengan nada datar, "Tolong bilang sama teman-teman kamu, juga mereka-mereka yang merasa pernah kencan denganku, untuk tidak menganggu Nanaz." Milka mengerutkan keningnya. "Maksudnya, apa ya? Nanaz digangguin? Sama siapa?" Meskipun kelihatannya Milka tidak mengetahui hal itu, akan tetapi, Kiano tahu kalau saat ini Milka sedang berakting. Oh, ayolah, dia ini seorang aktris juga. Mungkin, ia bisa

