Jangan lupa komentarnya. Terima kasih. :) *** "Saya akan tanggung jawab. Mulai hari ini, kamu tinggal sama saya aja." "Huh? Maksudnya?" Nanaz berhenti menangis dan menatap Kiano dengan penuh tanya. "Kamu tinggal di rumah saya. Di sini udah nggak aman buat kamu dan adik kamu. Jadi, akan lebih baik, untuk sementara waktu, kalian tinggal di rumah saya. Kamu mau, kan?" Nanaz mendengus sebal. "Bapak tuh, bisa mikir nggak, sih? Kalau saya tinggal di rumah Bapak, yang ada, mereka bakal teror saya habis-habisan! Lama-lama saya tuh bisa gila terus mati bunuh diri!" tukas Nanaz penuh emosi. Ia kemudian bangkit lalu berjalan menuju kamarnya yang sekarang tak lagi bisa dikatakan sebagai kamar. Lemari pakaiannya rusak parah, pun dengan tempat tidurnya. Benar-benar keterlaluan mereka! Nanaz menga

