Yang dilamar siapaaa, yang jawab siapaaa. Dasar kalian kwkwkwkw *** *** Kiano menarik satu tangan Nanaz dan menyematkan sebuah cincin berlian di jari manisnya yang terasa dingin. Ditatapnya mata Nanaz dengan lekat, lalu berkata dengan sungguh-sungguh, "Saya mau kamu jadi teman hidup saya. Menghabiskan waktu hidup kita yang satu kali ini bersama-sama. Menjadi tua bersama. So, will you marry me?" Nanaz perlu waktu beberapa detik untuk memahami apa yang sedang terjadi. Kiano melamarnya? Sungguh? Baiklah, Kiano memang sudah beberapa kali mengatakan kalau ia mau menikahi Nanaz. Tapi, hari ini, Kiano memberikannya sebuah cincin. Apakah ini, nyata? Dagu Nanaz mendongak, untuk melihat Kiano yang masih menunggu jawabannya dengan pandangan penuh harap. Nanaz menyentuh cincin dengan satu buah

