*** Halo, gaes, berhubung besok dreame ada perbaikan sistem, jadi besok penulis tidak boleh unggah cerita sama sekali. So, hari berikutnya baru bisa pub lagi, ya. Harap maklum dan terima kasih atas komentar kalian kemarin. Rame dan aku seneng pastinyaaaa hehe. *** Terkantuk-kantuk, Nanaz meraih ponselnya yang berdering di atas meja di samping ranjangnya. Siapakah yang menelponnya pagi-pagi buta begini? Sambil menarik selimut dan menutupi seluruh tubuhnya, Nanaz menjawab panggilan tersebut tanpa melihat nama yang tertera di layar. "Pagi...." Nanaz otomatis terduduk begitu mengenali suara yang menyapanya dengan lembut itu. Kantuknya hilang dan jantungnya mendadak berdetak kencang. "Pa-pagi," balas Nanaz terbata-bata. "Sori, ya, baru bisa telpon kamu. Kemarin saya beneran sibuk. Dan s

