Akhirnya Ivy Menerima Gatha

1839 Kata

Ryan menatap tajam ke dalam sorot mata Gatha yang dipenuhi penyesalan. Napasnya memburu, rahangnya mengeras. Dengan kesal, ia mendecak lalu melepaskan cengkeramannya dari kerah kemeja pria itu. "Sial!" hardiknya, penuh amarah yang tertahan. Gatha hanya terdiam, matanya melebar, seolah kehilangan kata-kata. "Sekarang Ivy sedang menuju Rumah Sakit Kasih Bunda untuk memeriksakan kandungannya," ujar Ryan datar, namun sarat tekanan. "Sebaiknya kau segera menyusul ke sana." Tanpa menunggu reaksi, Ryan berbalik dan melangkah keluar. "Tu-tunggu, Ryan!" panggil Gatha terbata. Langkah itu sempat terhenti sejenak. "Terima kasih," ucap Gatha lirih, hampir tak terdengar. Namun Ryan tak menoleh, tak pula menjawab. Ia terus berjalan hingga sosoknya menghilang di balik pintu ruang kerja Gatha. Ga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN