"Abah nggak makan, mak?" Tanya Anggie kepada emaknya ketika mereka bertiga sudah berada di ruang makan. Siti Syaripah yang sedang menuangkan air ke dalam teko sebelum di bawa ke meja makan menggelengkan kepalanya. "Udah kenyang. Tadi kan jatah elu yang nggak dimakan di rumah sakit, abah yang abisin." Anggie mengangguk. Saat ia hendak berdiri, emaknya langsung menahannya. "Mau ambil apa? Biar emak aja." Raihan juga sampai berhenti menyuapkan nasi ke mulutnya. "Mau ke WC, mak. Kebelet." Kata Anggie berusaha berdiri. Ketika matanya menangkap tatapan penuh arti dari Raihan, ia memajukan bibirnya. "Gak usah ditolongin. Mas Raihan makan aja." Raihan yang mengerti bahwa memang Anggie tidak ingin dibantu menganggukkan kepalanya. Namun matanya tidak lepas melirik gadis itu hingga ia menghi

