16 Hapus Jejakmu

1694 Kata

Penantian Raihan selama hampir satu jam akhirnya selesai saat sosok Anggie kembali ke parkiran rumah sakit dengan aman dan selamat tanpa kurang suatu apapun, dengan tambahan koper yang ia letakkan di bagian kursi penumpang. Saat Anggie Anggie turun dari motor ia segera membuka helmnya dan tersenyum manis sekali pada Raihan. "Masih hidup, kan?" Katanya jumawa. Raihan tersenyum sambil mengangguk, dan membantu Anggie membawa koper Esih ke ruang kebidanan dimana Tyo dan Edo sudah menunggu. "Kenapa nggak mau dianterin." Kata Raihan saat mereka dalam perjalanan kembali. Anggie hanya menggeleng. "Mas kan lagi kerja, memangnya mau kena getok pak bos?" Raihan tertawa. "Lha, kamu juga kerja." "Anggie kan beda, ini kondisi darurat. Bentar lagi juga Anggie balik, kok. Nganter koper terus keka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN