47 Homo Sapiens

1139 Kata

Ketika Anggie dan Raihan mencapai pekarangan rumah gadis itu, senyum mengembang milik Siti Syaripah menyambut mereka dengan sumringah. Bahkan saat kaki putrinya menjejak tanah, wanita paruh baya yang masih tampak cantik dalam balutan jilbab dan daster keramatnya itu langsung memeluk anak gadisnya yang nampak terkejut dengan servis yang tak biasa ini. "Eit, ini kenapa, emak Siti Syaripah?" Tanya Anggie bingung saat ia baru turun dari mobil Raihan sambil memeluk buket bunga yang besar pemberian pria itu sebelumnya. Bibir emak pun nangkring di masing-masing pipi Anggie. "Nyosor Anggie pulak." Kata Anggie pura-pura jual mahal. "Emak sayang banget ama eneng cantik." Kata sang emak, sambil memeluk Anggie dengan semangat. "Girang banget ini kenapa? Mencurigakan." Gumam Anggie yang masih tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN