48 Penjagal Hati

1345 Kata

Merencanakan pernikahan dan segala embel-embelnya ternyata bukanlah hal yang enteng dan bisa dianggap sebelah mata. Terutama bagi Anggie dan Raihan yang tidak bisa seenaknya mangkir dari jadwal kerja mereka yang padat. Apalagi setelah sehat, jadwal penyuluhan yang Anggie lakukan menjadi lebih banyak. Mereka memang jadi lebih dekat, tapi lebih sering juga Anggie menjadi mudah marah. Saat ia sedang sibuk dengan urusan kerjanya, emak Siti Syaripah mengerecokinya dengan urusan undangan, katering, pilihan bahan kebaya dan beragam embel-embel lainnya yang membuat kepalanya pusing. Raihan juga, lebih banyak menyerahkan semua urusan kepada Anggie dan calon mertuanya dan meminta juga saran kepada sang ibu tentang apa yang harus dilakukan menjelang pernikahan karena selain dirinya juga mulai sibu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN