22

2109 Kata

Mereka kembali ke rumah sakit sebelumnya, karena jarak dari rumah sakit lebih dekat ke bandara. Ibu Rahel kembali di baringkan di sana, namun entah kenapa dokter memeriksa keadaannya cukup lama. Hal itu membuat semua orang gelisah, apalagi Rahel. Rahel panik, ia berjalan mondar-mandi semenjak tadi. Darel berusaha menenangkan namun apalah daya? Rahel tetap khawatir karena bagaimana pun juga itu kesalahan Rahel. Dokter keluar dari ruang rawat, dengan wajah yang sulit diartikan dokter nampak gelisah. "Dok, bagaimana keadaan ibu saya?" Ujar Rahel gelisah Darel memegangi bahu Rahel berusaha menguatkan apa pun yang dokter akan katakan. "Keadaanya sangat lemah, ginjal ibumu harus dioperasi. Kita harus mencari pendonor ginjal sebelum pemberangkatan kalian ke Singapur operasi ini harus dilak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN