Suara lonceng sepeda terdengar berbunyi nyaring pada saat itu, membuat Daviant bangkit dari acara sarapan yang baru saja Ia mulai kurang dari sepuluh menit yang lalu. Dibukanya pintu depan rumah dengan perlahan dan menemukan seorang gadis kecil yang tengah duduk manis di sadle sepeda berwarna ungu miliknya. Ditariknya langkah dan berjalan pelan menghampiri Keylani, sang sahabat yang datang menjemputnya kembali pagi itu. “Masuklah dulu dan ikut sarapan bersama,” ucapnya pelan yang diangguki cepat oleh si anak perempuan. Sebuah kebetulan karena Keylani tak sempat sarapan. Mereka berdua berjalan masuk kerumah dan berpapasan dengan Alisa yang tengah membawa kantong plastik berisi bibit tanaman, “Ah, Keylani. Kau sudah tiba? Mau makan bersama dulu sebelum berangkat?” tanyanya pada kedua anak

