Bab 14

1650 Kata

Tak lebih dari lima belas menit kemudian kedua anak itu telah sampai di tempat tujuan, Daviant bisa memandangi sekitar taman kota yang tak begitu ramai karena hari masih belum begitu sore. Keylani mengajaknya menghampiri sebuah pendopo beratap segitiga yang cukup besar di tengah taman. “Kita tunggu disini yang lain mungkin akan tiba sebentar lagi. Kau ingin minum sesuatu?” Keylani melepas tasnya dan bertanya pada Daviant. Si anak lelaki memandang ke sekeliling taman dengan mata cokelat jernihnya, “Biar aku yang membeli minuman, tunggulah disini sebentar” sahut Daviant pada anak perempuan disampingnya. Ia melangkahkan kaki menuju pedagang minuman dingin di pinggir taman, sementara Keylani memilih duduk diam di pendopo. Saat si gadis kecil tengah asyik bersenandung lewatlah segerombolan an

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN