Mata Luciel menerawang ke arah hutan yang luas dari balik jendelanya. Sudah seminggu dia terkurung di kamar ini tanpa pernah keluar sedikit pun. Semua jendela terkunci, dan hanya ada satu pintu yang selalu digunakan Hiro untuk menjenguknya. Gelang yang Luciel pakai memang memberikan efek yang besar pada tubuh Luciel. Tenaganya kini terasa habis, dan dia selalu mengantuk dalam kurun waktu yang dekat. Tubuhnya jauh lebih lemah dari manusia biasa sekarang. "Kakak...." lirih Luciel kecil. Air mata kembali mengalir di pipinya yang pucat. Luciel benar-benar merindukan kakaknya sekarang. Rasanya, hidup Luciel berubah menjadi sulit semenjak dia pergi ke dunia luar. Ternyata semua perkataan Liffus itu benar, dunia luar memang terlalu kejam untuk dilihat Luciel. Dia merasa begitu kecewa sekarang.

