Tika menatap sendu satu pasangan yang tengah menangis di depannya. Bibi dan Paman, orang tua dari Yuta terus saja bersedih semenjak hari kepulangan mereka di mana mereka tidak dapat menemukan Yuta di mana pun. Ponselnya ada di kamar, pakaiannya semua utuh, tidak menujukan tanda-tanda kabur. Yuta seperti menghilang begitu saja, setelah memberi mereka masing-masing surat perpisahan. Seperti anak itu sudah tahu, bahwa dia akan menghilang hari itu. Orang tua Yuta telah menghubung polisi dan menyewa detektif untuk mencari anaknya, yang sampai sekarang belum juga membuahkan hasil. 'Maaf aku selalu merepotkanmu. Mulai sekarang kamu bebas dari teman menyusahkanmu ini. Cobalah untuk bersikap lebih manis di masa depan, Tika. Orang-orang mungkin akan menyukaimu di masa depan.' Tika melihat pesan

