S2 - 11

1720 Kata

"Oy, Yuta! Turunlah ke bawah saat ini juga!" Teriakan itu membuatku jengah di pagi hari. Nyonya besar- ups, maksudku Mamaku dengan kejam selalu berteriak layaknya melihat tsunami hanya untuk membangunkanku. Demi Tuhan aku sudah bangun! Aku hanya sedang merapihkan penampilanku dengan seragam sekolah yang kini kukenakan. "Yuta turun sekarang atau Mama akan benar-benar marah!" Tuhan, berilah aku kesabaran menghadapi Mamaku yang super hebat ini! Dengan segera, aku turun ke bawah dan mendapati Mamaku yang tengah berkacak pinggang. Di meja makan, Papa dengan santainya malah minum kopi seakan teriakan Mama bukan apa-apa untuknya. Apa Papa sebenarnya setengah tuli ya? Um, maksudku, teriakan Mama bahkan mampu menggetarkan pintu kamarku. Namun Papa yang duduk di sampingnya, bahkan tidak terpeng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN