Luciel terbangun saat tangan mungilnya tidak mendapati sang kakak yang selalu tidur bersamanya. Matanya terpaku pada sosok Gin yang tengah membaca buku di sudut ruangan. "Gin, kemana Kakak pergi?" tanya Luciel sambil berusaha bangkit dari tempat tidur. Gin yang melihat Luciel telah bangun segera menghampirinya. Matanya menatap lurus Luciel yang masih terlihat mengantuk tengah memeluk Vahlir, servant terkuat Hellain yang berbentuk seperti boneka yang dipanggil Millie oleh Luciel agar segelnya hanya lepas jika Luciel dalam bahaya. "Yang Mulia Pangeran Liffus memintaku untuk menjaga Yang Mulia Pangeran Luciel di sini. Anda tidak diperbolehkan keluar sebelum Pangeran Liffus sendiri yang membuka pintu." "Gin kenapa?" Luciel tidak fokus dengan inti pembicaraan Gin. Yang dia fokuskan hanyala

