"Apa yang sedang Luciel lamunkan hmm?" tanya Liffus lembut begitu masuk kamar dan menemukan Luciel tengah memainkan boneka yang kini berserakan di kamarnya. Jangan salah sangka, boneka-boneka itu telah Liffus pasangkan sihir yang akan hidup jika seseorang mengancam keselamatan Luciel. Walaupun kini Luciel berada di Hellain, itu tidak membuat Liffus menurunkan penjagaannya. Dia benar-benar tidak mau adiknya pergi lagi. Luciel menoleh, pakaiannya yang kebesaran tampak imut di tubuh mungilnya. Ah... Setelah lama tidak melihat pemandangan mengiurkan ini, tentu saja Liffus akan meminta Luciel memakai pakaian sehari-harinya ketika sedang bersama Liffus. Luciel menunjukan senyum manisnya. Dia merangkak di atas ranjang dan bergelayutan di pundak kakaknya yang terduduk tegap di pinggir ranjangnya

