"Masuk," titah salah satu pria saat kereta kuda yang Luciel naiki berhenti di depan sebuah rumah mewah yang sepi. Luciel hanya diam menurutinya, kakinya berjalan gontai mengikuti langkah kaki pria di depannya. Mereka berhenti di depan sebuah pintu besar dan mulai membukanya. Di dalamnya, terdapat seorang lelaki berumur yang sedang asik membaca buku dan lelaki muda yang tengah mengasah pedangnya. Mereka segera menghentikan aktivitasnya begitu Luciel dan pria yang bersamanya masuk kedalam. "Zeke, ini hadiahmu dari Bos. Masih bersih dan belum pengalaman," ujar pria yang bersama Luciel pada si lelaki berumur bernama Zeke. Zeke tersenyum memandangi Luciel yang menunduk kosong. "Kita mendapatkan mainan baru lagi, Zion. Ayah yakin kamu pasti menyukai yang ini," ujar Zeke pada lelaki muda yang

