Adisa 67

1005 Kata

Satu tahun kemudian… Sore hari ini, Adisa dan Haga sedang berada di rooftop rumah Haga yang berada di lantai empat. Katanya, Haga ingin mengucapkan sesuatu yang sangat penting kepada Adisa. “Xia ngajak aku balikan, Ca.” Adisa melirik Haga sekilas lalu kembali mengalihkan pandangannya ke langit yang berwarna ke orange an. “Hal pentingnya itu?” tanya Adisa ketus dan laki-laki berdarah Canada itu terkekeh. “Itu salah satunya, masih ada salah kedua, salah tiga, salah empat dan salah kesekian haha,” “Ih cepetan Haga! Aku nggak punya cukup waktu kalo kamu ngomongin wanita lain,” “Serius deh,” “Tell me now, time is money. Remember that Mr. Griffin!” Haga menarik napasnya panjang-panjang, dan bersiap mengucapkan sesuatu. “Aku keterima di jurusan Arsitek.” Adisa membelalak kan matanya ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN