Adisa 59

1131 Kata

Kini Adisa dan Fattah sedang berjalan menuju ke parkiran dengan langkah kaki yang sangat cepat, air mata Fattah yang sudah berusaha ia tahan dengan sekuat tenaga akhirnya keluar juga melalui celah-celah yang tersedia disana. Sedangkan dari kejauhan, Haga memperhatikan kedua orang tersebut dengan penuh pertanyaan di pikirannya. Laki-laki berdarah Canada itu berlari dengan sangat kencang menyusul Adisa dan Fattah dari belakang. "Ca!" panggil Haga dengan suara terengah-engah. Adisa dan Fattah yang mendengar itu langsung membalikkan tubuhnya untuk mencari asal suara tersebut. "Mau kemana?" sambung Haga. "Mau ke rumah sakit, Mama Fattah kecelakaan. Haga sorry ya, aku harus buru-buru ke rumah sakit, takut makin parah keadaannya. Nanti pulang sekolah aku jelasin," balas Adisa dengan nada pan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN