Sore ini di kediaman rumah Fattah, sudah banyak orang di sana dan sudah ada tenda untuk orang-orang yang datang melayat. Jenazah Ibunda Fattah juga sudah berada di dalam rumah, dan sedang dibacakan ayat-ayat suci sambil menunggu kedatangan dari Labis Mas'ud atau Ayah dari Fattah. Di rumah Fattah juga sudah banyak teman-teman sekolah serta gurunya yang turut membantu mengurusi semuanya. Tak lama kemudian tiba-tiba datang, seorang laki-laki dengan membawa koper dengan pakaian serba hitam. Laki-laki itu langsung berlari mendekati perempuan yang sudah terbujur kaku di tengah-tengah mereka. Laki-laki itu adalah Ayahanda Fattah atau Labis Mas'ud, kemudian ia membuka kain putih yang menutupi sebagian wajahnya yang berada di dalam peti putih. "Umi yang tenang ya disana, sekarang gantian Abi y

