bc

Di jodohkan dengan Ceo miliarder

book_age18+
3
IKUTI
1K
BACA
billionaire
HE
kickass heroine
drama
bxg
brilliant
office/work place
affair
like
intro-logo
Uraian

Bagaimana jadinya seorang cewek bar-bar di nikahkan dengan seorang ceo dingin dan posesif ?...sudah beberapa bulan sindy menjadi ceo sekaligus owner di perusahaannya sendiri, dalam beberapa bulan itulah sindy di sibukkan dengan pekerjaan dan perkerjaan.Membuat orang tuanya sedikit khawatir akan kesehatannya. Demi mengurangi beban sindy,orang tuanya berniat menikahkan sindy dengan anak teman akrab ayahnya dengan kata lain atau tujuan utama supaya bisa menjadi besan.orang tua sindy mengatur perjodohan tanpa sepengetahuan kedua pihak yang akan di jodohkan. apakah yang terjadi selanjutnya,yuk baca novel ini !!!

chap-preview
Pratinjau gratis
Maafkan aku baby
'aaashh, lepaskan saya! Toloongg~" Terdengar teriakan seorang wanita yang menggema di dalam sebuah kamar diskotik. "diam! ' tandas nyaring seorang pria berumur 40 tahunan sambil mencengkam lengan sindy dengan erat masuk ke dalam kamar. dengan tenaga kuat pria itu menghempas tubuh mungil sindy ke kasur.Dengan gerakan secepat kilat pria itu melepas kemejanya yang memang sedari tadi sudah terbuka akibat belaian para wanita di ruang diskotik. melihat pria itu melepas pakaiannya,sindy langsung bisa menebak apa yang akan di lakukan pria itu selanjutnya.. sindy bangkit dari posisi telantangnya berniat ingin kabur dari pria itu. Tapi takdir baik sekarang tidak berpihak kepadanya, belum sempat sindy berdiri, pria bertubuh besar itu langsung kembali menindih tubuh mungil sindy,dengan kasar pria itu mengunci pergerakan sindy dengan menggenggam kedua tangan sindy. "lepaskan saya atau kau akan mati" ucap sindy dengan nada dingin dan ekperesi serius sambil meronta-ronta. "beraninya kau mengancam seseorang yang akan menyiksamu lebih dulu" sahut pria itu di selangi seringai jahat yang mampu membuat bulu kuduk sindy berdiri. 'lepaskan saya! kau siapa berani-beraninya melakukan ini kepada saya? ' sindy memberontak. " jangan berisik gadis bodoh! layani aku dan nikmati saja! " pria itu menatatap tajam sindy dan semakin mengeratkan genggamannya. "kau akan mendesah keenakan jika sudah merasakan kejantananku!" "Layani dan nikmati? oh, tuhan? Apakah dia mengira jika sindy seorang jalang? "Tolong! Lepaskan saya! saya bukan jalang, tuan. " Teriak sindy dengan segenap suaranya. Apa-apaan ini? kenapa semua seperti ini? Bukannya tadi ia sedang mencari rose di kosmetik? Bagaimana ia bisa berakhir di sini dan bersama pria ini? pria yang sudah b*******h itu tak mempedulikan rengekan sindy. Tanpa basa-basi ia mendekatkan wajahnya dan melumat bibir merah sindy dengan brutal. Ia menekan bibir itu sekuat mungkin agar si empunya tak berdaya. Namun, ia tidak memperkirakan jika cewek itu kemudian menggigit bibirnya. plakk! satu tamparan mendarat di pipi chuby sindy kala pria asing itu mengunci pergerakan tangan dan Kedua kaki sindy yang kembali meronta-ronta. "Diam kau, cewek sialan!" bentak pria itu menggebu. Tetapi, sindy tak mengindahkan peringatan itu,hingga satu tamparan lagi mendarat di pipi chuby sindy sebelah kiri. di detik berikutnya tangan pria asing itu menarik dagu sindy yang meringis menahan sakit. Ada bulir-bulir air mata yang keluar dari sidut mata sindy,yang membuat pria itu tertegun. Namun, hal itu tak berlangsung lama, tangan pria itu mengelus kedua pipi sindy secara bergantian dengan satu seringai di sudut bibirnya. "Menurut lah jika kau tak ingin kesakitan! " peringat pria asing itu dengan tatapan tajam pada cewek yang sudah tak berdaya di bawah tubuhnya. 'saya mohon,tuan.Lelaskan saya, saya bukan gadis malam ", pinta sindy sendu dengan sisa-sisa tenanganya,entah kenapa keberaniannya sudah menghilang entah kemana. Namun, permintaan lirih itu tidak di pedulikan pria itu yang sudah berada di puncak gairahnya. Tanpa aba-aba pria asing itu kembali melumat bibir seksi sindy. Gerakan tangannya turun, membuka perlahan kemeja yang sindy kenakan,menampilakan sepasang keindahan d**a yang terhalang bra. pria yang bertelanjang d**a itu semakin menekan bibir sindy. Mendesak masuk untuk merasakan kehangatan yang lain. Sementara itu, kedua tangan besarnya sudah menangkup kedua p******a yang memiliki ukuran cukup besar. pria itu menggeram kala sindy tak kunjung membuka mulutnya. ia memberikan gigitan-gigitan di bibir sindy supaya si empunya membuka mulutnya dan memberi akses untuk la menerobos masuk. Menjulurkan lidahnya untuk merasakan semua rasa yang di tawarkan. Tanpa menghentikan pergerakan kedua tangannya yang kini turun ke bawah,masuk ke dalam rok mini yang di kenakan sindy. sindy sesekali memberontak dan menggerakkan kedua kakinya tak tentu arah. membuat pria asing itu sedikit kewalahan untuk melanjutkan atraksinya. di lepasnya ikat pinggang yang melilit pinggangnya,lalu dengan sigap ia lilitkan di kedua pergelangan tangan sindy. "aaaaakhh lepaskan! " sindy memberontak. tanpa merespon perkataan sindy, pria itu meraih satu botol penuh bir di meja nangkas. setelah membuka tutup botol,ia langsung meminumkan bir itu ke mulut sindy yang tertutup rapat. "buka mulut, kalau kau mau selamat! " ucap pria asing itu yang terdengar mengerikan di telinga sindy. walau merasa terancam sindy tetap teguh dengan pendiriannya,tidak memuka mulutnya untuk meminum minuman yang bisa membuat kehilangan akal sehatnya. pria asing itu sudah kehabisan kesadaran. plak! dengan kuat tangan besar dan kokoh pria itu menampar pinggul sindy. sindy yang merasa sakit di pinggulnya lantas langsung berteriak histeris kesakitan.Tak membuang waktu lagi, pria itu langsung menumpahkan bir ke mulut sindy. Membuat sindy tersedak dan tanpa sengaja menelan semua bir yang berada di mulutnya. Melihat itu, pria asing itu tertawa terbahak-bahak karena aksinya akan berjalan sesuai yang di rencanakan nya. "Aaaakhh,,menjauhlahh !' Teriak sindy dengan semua sisa kesadarannya. "Brrukkk brkkk' pintu kamar terbanting, seseorang men dobrak pintu dari luar. membuat pria asing itu kaget' pria itu menatap kearah pintu kamar yang sudah berada dilantai. "bruk, plak, plakk! " tamparan beruntun terus melayang ke wajah pria asing itu membuatnya beringis kesakitan. seseorang yang baru datang itu tanpa jeda terus memukul pria asing itu tanpa ampun. "Makhluk b******k,b*****t! teriak seorang cowok yang terus menghujam pria asing itu dengan tamparan, pukulan bahkan tendangan,yang mampu membuat yang di siksa terkulai lemas tak berdaya. "udah Rayy, nanti orangnya mati " ucap Reza yang baru masuk ke dalam kamar. "emang itu yang gue mau" sahut rayyan dengan rahang yang mengeras. bruk, pak, plak rayyan tak mengehentikan aksinya yang menyiksa manusia yang sudah terpapar lemah dengan wajah yang memar dan berdarah-darah di lantai. melihat rayyan yang makin ganas, Reza menahan menarik rayyan ke sudut lain. "lepas, jangan ganggu gue! gue belum puas nyiksa orang yang ngelecehen istri gue. " rayyan berjalan maju menuju orang yang sudah tak berdaya dilantai tak memperdulikan reza yang menyanggahnya. Rose yang berada disana,langsung menuju sindy yang terkulai lemas di atas ranjang dengan kondisi yang mengganaskan. "sin sadar, gue rose sahabat lo, sadar sin! " teriak rose menepuk pipi sindy yang sudah tak sadarkan diri akibat meminum bir. mendengar teriakan rose, rayyan langsung mengalihkan pandangannya kearah sang istri yang sudah tak sadarkan diri dengan kondisi yang memperihatinkan, membuatnya semakin tak terkendali. "lepas g****k, akan gue bunuh dia" tandas rayyan yang sudah tidak bisa mengendalikan emosinya. 'Woyy lo yang g****k, kalau lo bunuh dia lo yang bakalan dipenjara, lalu siapa yang Menafkahi dan melindungi sindy...gue gitu? ucap reza yang membuat amarah rayyan menuju kearahnya. "kalau di pikir-pikir benar juga kata anak ini " ucap batin rayyan. 'woyy,, cepetan tolong sindy" ucap rose dengan nada yang bergetar khawatir bercampur takut. "pegang dia! " rayyan menyuruh reza untuk menghalang pria asing itu kalau-kalau berusaha kabur. dengan sigap reza memegangi tubuh pria yang sudah tak berbentuk manusia hidup itu untuk berdiri. tanpa menunggu lama lagi rayyan menuju sindy yang masih tak sadarkan diri di ranjang. sebentar rayyan tertegun melihat betapa sadis kondisi istrinya sekarang, memar dimana-mana,dan mata yang sembab. 'Mungkin dia sempat memperontak dan menangis' pikir rayyan sambil memasangkan kembali kemaja sang istri lalu ia balut dengan jas hitam yang ia kenakan demi melindungi tubuh mungil istrinya. ia gendong sang istri dengan hati-hati dan penuh perhatian ia membawa sang istri kembali pulang kerumah. ' kalau aku tidak terlambat, mungkin kamu tidak seperti ini...maafkan aku baby" bersambung...

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Dinikahi Karena Dendam

read
235.8K
bc

TERNODA

read
201.1K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1K
bc

Kali kedua

read
221.0K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
192.9K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
21.9K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
33.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook