Pagi hari yang sejuk. Hari ini pantai tidak terlalu ramai pengunjung. Kebanyakan hanya beberapa turis wanita dan warga lokal yang menjajahkan minuman. Pasir pantai ini terasa lembut di kaki Lisa. Dia menyukai sensasinya. Reaksinya agak berlebihan seolah sudah lama tidak kemari. Ia sedikit merasa was-was ketika melihat riak ombak di depannya. "Tenang, tenang, lupakan semua kejadian mengerikan sebelumnya - lupakan perselingkuhan, atau pernikahan, atau Martin, lupakan," katanya menasehati dirinya sendiri. Ia mulai melepas satu per satu kancing kemeja flanel longgarnya. Lalu membebaskan tubuhnya yang hanya tertutup bikini ketat berwarna hitam. Dia menggelar kain piknik di sekitar tepi pantai. Tentu saja dia memilih lokasi yang agak jauh dari sekumpulan turis lain. Walaupun percaya diri ha

