Lisa pusing. Sudah sejak siang, ia harus berurusan dengan polisi karena Tristan yang keracunan. Andre sampai membatalkan pertemuan. Jelas sekali kalau pria itu menikmati kesialan demi kesialan yang di alami Lisa dan Martin. Terlebih Martin, iya Martin. Sudah berkali-kali berhadapan dengan polisi, berkali-kali pula dia bebaskan. Kini statusnya masih saksi, polisi mencurigai staf hotel yang menyediakan makanan. Lisa mengurung diri di kamar hotelnya, berharap tidak ada panggilan lagi. Dia ingin menghabiskan malamnya dengan tenang. Apalagi sejak berbicara dengan Tristan, kepalanya bertambah pening. Kenapa Tristan seperti sedang dipengaruhi? Kenapa dia mengatakan hal semacam itu? Mereka sudah berpisah empat tahun lamanya. Tidak masuk akal kalau mendadak menuduhnya seperti itu. "Mencintaiku

