38. Pecahnya Sebuah Mantra

2534 Kata

Siapa sangka hari begitu cepat. Mungkin sudah dua hari mereka singgah di kediaman tabib terhebat di negeri Ru. Tepatnya di dekat danau tidak jauh dengan perbatasan. Tabib itu sudah tua renta. Wanita tua yang hebat dalam ilmu pengobatan maupun kanuragan. Sungguh Yuri tidak menduga dia akan sembuh dengan sangat cepat setelah meminum beberapa ramuan yang dibuat tabib itu dalam waktu sehari. Yuri tidak mau pergi karena tabib itu memiliki kekuatan untuk memulihkan kekuatan yang menghilang. Tentu saja Yuri tidak akan menyia-nyiakan waktu. Sayangnya tabib itu sangat sulit dibujuk. Karena dia mengetahui fungsi dan asal mula cincin biru di jemari Zean. Lagi dan lagi masalah cincin biru. Ketenarannya tiada tara. Saat ini Yuri sedang cemberut melihat tabib itu mengeringkan bahan-bahan tanaman herbal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN