"Sorry nih, lama ya nunggunya?" sahut Jeane sembari menduduki dirinya. "Nggak kok, Kak. Toilet rame ya?" balas Cia sembari menampilkan senyuman simpulnya. "Tau tuh. Lagian sejak kapan toilet cewek sepi peminat?" tutur Jeane sambil memainkan ponselnya. Ia baru saja akan membuka game favoritnya, jika tak diintrupsi oleh suara Cia. "Oh ya, Kak. Tadi ada chat dari Thunder," ujar Cia menunjuk aplikasi chat di layar ponsel Jeane. Tanpa disadari keduanya, Juan melirik sedetik ke arah mereka. "Benarkah?" Jeane segera membuka aplikasi itu. "Oh, dia ngajakin makan," lanjutnya sesekali menyentuh layar ponselnya. "Kalian pacaran, Kak?" tanya Cia diikuti lirikan mata dari Juan. "Eh?! Enggak kok. Gue sama dia cuma ada janji doang," jawabnya jujur. "Janji?" Katakanlah Cia kepo, ia memang sangat pe

