Jeane mengerang pelan ketika merasakan denyutan nyeri di dalam kepalanya. Perlahan, ia mulai membuka matanya dan seberkas silauan mentari menyapanya pertama kali. Membuat Jeane tanpa sadar menyipitkan mata guna menghalau cahaya yang menusuk pandangannya. "Udah pagi? Apa udah siang ya?" gumamnya sambil memegang kepalanya yang semakin terasa ditusuk-tusuk oleh jarum. Ia menggerakkan badannya pelan-pelan guna mengubah posisi berbaringnya menjadi terduduk. Diarahkan matanya menyapu seluruh ruangan yang bercat putih. Sejenak, peristiwa semalam bermain di ingatannya. Rasa sakit di kepalanya pun berangsur-angsur tak terasa dan menghilang seiring dengan kesadarannya yang kian memulih. "Gue di rumah sakit? Kok bisa?" tanyanya heran. Jeane menolehkan kepalanya ke arah pintu. Suara derap langkah

