Juan masih tertidur, hingga saat bel tanda pelajaran dimulai sudah berbunyi nyaring membuatnya kaget. Dengan enggan, Juan mengusir sisa-sisa kantuknya. Ia menyipitkan matanya kala sinar lampu mulai menyoroti kesadarannya. Ia agak heran, suasana terlalu hening dan secara random ingatannya mulai bermunculan. Juan sedang berada di perpustakaan, dan ia tak sendiri. Ada Jeane yang juga diseretnya ke sini. Tetapi, di mana wujud gadis itu? Juan segera mengubah posisi duduknya seraya menegakkan tubuhnya dengan malas, ia sedikit terperangah ketika menemukan Jeane yang ikut jatuh tertidur di depannya. "Hn?" gumamnya sembari mengacak-acak rambutnya. Dipandangi dalam diam wajah Jeane yang tampak polos layaknya anak kecil. "Kalo tidur gini, gak keliatan bawelnya," ucap Juan seraya berdiri dari tempa

